<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030</id><updated>2011-08-09T06:15:17.391-07:00</updated><category term='Serba-Serbi'/><category term='Industrial Things'/><category term='Corat-Coret'/><category term='Guyonan'/><category term='Tips n Trick'/><category term='Blogger'/><title type='text'>In My Mind</title><subtitle type='html'>Outside the box</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-8457853749462474894</id><published>2009-03-02T22:53:00.000-08:00</published><updated>2009-03-02T23:04:16.888-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Industrial Things'/><title type='text'>Data Mining</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Data Mining  (DM) adalah salah satu bidang yang  berkembang pesat karena besarnya kebutuhan akan nilai tambah dari database skala besar yang makin banyak terakumulasi sejalan dengan  pertumbuhan teknologi informasi. Definisi umum dari DM itu sendiri adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah berupa pengetahuan  yang  selama ini tidak  diketahui secara manual dari  suatu kumpulan  data. Perkembangan data mining(DM) yang pesat tidak dapat lepas dari perkembangan teknologi informasi yang memungkinkan data dalam jumlah besar terakumulasi. Sebagai contoh, toko swalayan merekam setiap penjualan  barang dengan memakai alat POS(point  of sales). Database  data penjualan  tsb bisa mencapai beberapa GB setiap harinya untuk sebuah &lt;div class="fullpost"&gt;jaringan toko swalayan berskala nasional. Perkembangan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;internet juga punya  andil  cukup besar dalam akumulasi data. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tetapi pertumbuhan yang  pesat dari akumulasi data itu telah menciptakan  kondisi yang  sering disebut sebagai “rich  of data  but poor of information” karena data yang terkumpul itu tidak dapat digunakan untuk  aplikasi  yang berguna. Tidak jarang kumpulan data itu  dibiarkan begitu saja seakan-akan “kuburan data” (data tombs). DM adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah dari suatu  kumpulan data berupa pengetahuan  yang selama ini tidak  diketahui secara manual. Patut diingat bahwa  kata mining sendiri berarti usaha untuk  mendapatkan  sedikit barang berharga  dari sejumlah besar  material dasar. Karena itu DM sebenarnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;memiliki  akar yang panjang dari bidang ilmu seperti kecerdasan buatan (artificial intelligent), machine learning, statistik dan  database. Beberapa teknik yang sering disebut-sebut dalam  literatur  DM antara lain : clustering, classification, association rule mining, neural network,  genetic algorithm dan lain-lain. Yang membedakan persepsi  terhadap DM adalah perkembangan teknik-teknik DM  untuk aplikasi pada  database skala besar. Sebelum populernya DM,  teknik-teknik  tersebut hanya dapat dipakai untuk data skala kecil saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Karena  DM adalah suatu rangkaian proses, DM dapat dibagi  menjadi beberapa  tahap  yaitu : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1.  Pembersihan data  (untuk membuang data yang tidak konsisten dan noise) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2.  Integrasi data  (penggabungan data  dari beberapa sumber) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3.  Transformasi  data (data diubah menjadi bentuk yang sesuai untuk di-mining) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4.  Aplikasi teknik DM &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5.  Evaluasi pola  yang ditemukan  (untuk menemukan yang menarik/bernilai) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6.  Presentasi pengetahuan (dengan teknik visualisasi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dengan definisi DM yang luas, ada banyak jenis teknik analisa yang dapat digolongkan dalam DM. Saya akan memberikan sedikit gambaran tentang tiga  teknik DM yang paling populer. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Association Rule Mining &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Association  rule mining adalah teknik  mining untuk menemukan aturan assosiatif antara suatu kombinasi item. Contoh dari aturan assosiatif dari analisa pembelian di suatu pasar swalayan adalah bisa diketahui berapa besar kemungkinan seorang pelanggan membeli roti bersamaan dengan susu. Dengan pengetahuan tsb. pemilik pasar swalayan dapat mengatur penempatan  barangnya atau merancang  kampanye pemasaran dengan memakai kupon  diskon untuk  kombinasi barang tertentu. Algoritma  yang paling  populer dikenal sebagai Apriori dengan paradigma generate and test, yaitu pembuatan kandidat kombinasi  item  yang mungkin berdasar aturan tertentu lalu diuji apakah kombinasi item  tsb memenuhi syarat support minimum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Classification &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Classification  adalah proses untuk menemukan model atau fungsi yang  menjelaskan atau membedakan  konsep atau kelas data, dengan tujuan untuk dapat  memperkirakan kelas  dari suatu objek yang labelnya tidak diketahui. Model itu sendiri bisa berupa aturan “jika-maka”, berupa decision tree, formula  matematis atau  neural network. Decision tree adalah salah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;satu  metode classification yang paling populer karena mudah untuk  diinterpretasi oleh manusia.Proses classification biasanya dibagi menjadi dua fase :  learning dan  test.  Pada fase learning, sebagian data yang  telah  diketahui kelas datanya diumpankan  untuk membentuk model  perkiraan. Kemudian pada fase  test model  yang sudah terbentuk  diuji dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;sebagian  data lainnya untuk mengetahui akurasi  dari model tsb. Bila akurasinya mencukupi model ini dapat  dipakai untuk prediksi kelas data yang belum diketahui.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Clustering &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berbeda  dengan association rule mining dan classification dimana  kelas data  telah ditentukan sebelumnya, clustering melakukan penge-lompokan  data tanpa berdasarkan kelas data tertentu. Bahkan clustering  dapat  dipakai untuk memberikan label  pada kelas  data yang belum diketahui itu. Karena  itu clustering  sering digolongkan sebagai  metode  unsupervised &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;learning. Prinsip dari clustering  adalah  memaksimalkan kesamaan antar anggota satu  kelas dan meminimumkan kesamaan antar kelas/cluster. Clustering dapat dilakukan pada  data yang memiliki beberapa atribut yang dipetakan sebagai ruang multidimensi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sumber : Iko Pramudiono. iko@tkl.iis.u-tokyo.ac.jp    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-8457853749462474894?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/8457853749462474894/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/03/data-mining.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/8457853749462474894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/8457853749462474894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/03/data-mining.html' title='Data Mining'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-7672681538158849021</id><published>2009-03-02T20:45:00.000-08:00</published><updated>2009-03-02T21:04:21.984-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Industrial Things'/><title type='text'>Sistem Manajemen</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebenarnya sistem dan manajemen tipe apa sih yang cocok buat perusahaan kita? Pertanyaan ini selalu timbul dalam benak para pengambil keputusan. Untuk menjawabnya, tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tulisan ini bukan bermaksud untuk menilai mana yang lebih baik melainkan sekedar refreshing dan berbagi sambil mengingat apa yang sudah dilakukan oleh para pendahulu kita. Pada awal 80-an muncul istilah TQC (Total Quality Control) yang dengan cepat diadaptasi oleh beberapa perusahaan di Indonesia. Salah satunya adalah Astra. Meskipun QC/TQC ini adalah konsep yang datangnya dari Amerika dan dipelopori oleh Deming, tetapi justru Jepang yang menyerap dan menerapkan dalam beberapa perusahaannya terutama pada perusahaan otomotif disana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di Astra, TQC menjadi ATQC dengan tambahan Astra di depannya. Prinsipnya sih sama aja, tetap PDCA (Plan-Do-Check-Action). ATQC menjadi sebuah sistem yang bekerja dengan sangat baik bila diterapkan untuk &lt;div class="fullpost"&gt;suatu pekerjaan yang measurable, misal di engineering, technical, delivery..tapi sangat susah diterapkan pada pekerjaan yang banyak ditentukan oleh faktor luar seperti finance dan accounting. Terlihat dari hasil konvensi TQC, dimana team technical selalu menjadi juara. Sistem ini cocok diterapkan untuk kelompok kerja kecil, dan sebagai kelanjutan dari TQC adalah Kaizen. Seiring berjalannya waktu, gema TQC seakan surut. Awal tahun 90-an muncul BPR (Business Process Re-engineering), proses end-to-end. Prinsipnya adalah semua dilihat dari flow proses awal sampai akhir kemudian dilakukan penyederhanaan di tiap proses yang terjadi. Sebagai penunjang, dibuat form dan rule baru jika dirasa perlu untuk dilakukan. Di dalam perkembangannya seringkali setiap bagian membuat aturan sendiri sesuai kondisi da situasinya. Pada akhirnya hal ini aka semakin membuat ruwet suatu alur proses yang sudah terbentuk. Menurut penelitian, kurang dari 10% perusahaan yang menerapkan BPR bisa berhasil, itupun masih diragukan ke-efektifitasannya sehingga lenyaplah BPR ditelan jaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Balanced Scorecard pun berkibar untuk menjadi sistem yang digunakan manajemen dengan melihat Business Strategy, Internal maupun External faktor, Organization dan Technology/Structure dengan melihat hubungan tiap bagian dan memasang bobot yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; berkaitan disertai target tertentu. Hal yang perlu diwapadai adalah faktor PEST (Politic,Economy,Sosial,Technology) yang sangat sulit dikendalikan di negeri ini. Sedangkan untuk menentukan bobot, datanya susah dicari terutama data dari market, maklum untuk mencari data market, orang Indonesia cenderung memanipulasi daripada repot. Pada akhirnya SWOT analysis analysis merupakan solusi efektif dan efisien. Setelah itu, muncul Six Sigma dengan cara yang sedikit ekstrim dengan hanya mengijinkan beberapa kesalahan dari sekian juta proses. Bagi perusahaan yang ingin menerapkannya, harus memberikan training yang begitu padat dan memusingkan, selain itu untuk mendapatkan sertifikatnya saja butuh investment yang sangat besar. Tapi banyak perusahaan berbondong-bondong ingin menerapkan sistem ini karena melihat kisah sukses Motorola dan GE yang cepat melesat dengan mengembangkan sistem ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seiring dengan semakin ketatnya persaingan di industri pertambangan, Pama juga selalu berusaha melakukan improvement di sistem manajemennya untuk dapat beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi. Bahkan hampir semua sistem manajemen diatas sudah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dicoba diterapkan. Tetapi pada akhirnya Pama harus dapat menemukan caranya sendiri, yang paling sesuai dengan situasi dan kondisinya. Mengembangkan sesuatu yang benar-benar menjadi ciri khas Pama dan tidak dipunyai oleh perusahaan lain.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-7672681538158849021?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/7672681538158849021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/03/sistem-manajemen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/7672681538158849021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/7672681538158849021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/03/sistem-manajemen.html' title='Sistem Manajemen'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-8076948082086806633</id><published>2009-02-20T23:36:00.000-08:00</published><updated>2009-02-21T00:03:28.729-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi'/><title type='text'>Atlantis ditemukan Google Earth!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SZ-0-wf-zUI/AAAAAAAAACM/n8AccfUv6jQ/s1600-h/Atlan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 165px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SZ-0-wf-zUI/AAAAAAAAACM/n8AccfUv6jQ/s320/Atlan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305157876329663810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Atlantis merupakan kota hilang yang paling terkenal dan paling diburu sepanjang sejarah. Cerita Plato mengenai Atlantis sebagai sebuah kota yang hilang ke dasar laut, hingga kini rupanya tetap menjadi cerita yang menarik untuk diselidiki. Seiring dengan kemajuan teknologi, banyak orang yang mulai berlomba-lomba menguak misteri hilangnya Atlantis yang diperkirakan tenggelam ke dasar laut akibat letusan gunung dan gempa bumi di Samudera Atlantik. Mulai dari penerapan teknologi sonar hingga satelit pun dilibatkan dalam pencarian sisa kota Atlantis yang disebut Plato sebagai kota dengan kebudayaan tinggi dari masa lalu ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Salah satu upaya pencarian yang menghebohkan baru-baru ini dilakukan oleh seorang Inggris mempergunakan Google Earth.Seperti yang dilansir tabloid 'The Sun', dengan mempergunakan Google Earth, seorang warga mengklaim telah menemukan &lt;div class="fullpost"&gt;bukti-bukti yang menarik tentang keberadaan sisa-sisa kota Atlantis di dasar laut. Bukti yang dia maksudkan adalah deretan garis-garis yang menurut perkiraan adalah sisa-sisa tembok yang bersaling-silang seukuran  Inggris. Menurutnya, sangat tidak mungkin jika deretan 'garis-garis' pada 3,5 mil dibawah permukaan. Samudra Atlantik  tersebut hanyalah sebuah kebetulan dari alam. Karena makhluk secerdas apapun selain manusia, tidak mungkin begitu saja membuat deretan 'garis-garis' tembok seperti itu di dasar laut. Titik penemuan tersebut muncul di sepanjang 620 mil barat Maroko di dekat kepulauan Canary. Hal ini sangat mirip dengan gambaran Plato dalam tulisannya mengenai Atlantis, sebuah kota dengan peradaban tinggi yang lenyap ke dalam&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;laut karena gempa yang dahsyat pada tahun 9700 SM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selama ini banyak ahli berpendapat Atlantis berada di sekitar Samudera Atlantik, dengan bentangan kemungkinan mulai dari 'Segitiga Bermuda' hingga Laut Mediterania di dekat Yunani dan Italia. Klaim terhadap penemuan Atlantis menggunakan Google Earth ini sebenarnya bukan untuk pertama kalinya, tercatat telah banyak ilmuwan dan arkeolog yang melakukan studi pencarian situs Atlantis selama ini. Salah satunya adalah Robert Sarmast. Robert Sarmast mengatakan sonar yang dipakai menyisir dasar laut 80 kilometer tenggara Cyprus telah menandai adanya dinding-dinding buatan manusia, salah satunya sepanjang 3 kilometer, dan parit-parit pada kedalaman 1.500 meter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Menanggapi penemuan tersebut, pihak Google memberikan pernyataan, "Memang benar sejak diluncurkannya Google Earth, banyak tempat-tempat mengagumkan yang selama ini tersembunyi, berhasil ditemukan. Diantaranya adalah penemuan sebuah hutan di Mozambik berisi berbagai spesies yang belum diketahui jenisnya, juga penemuan terumbu karang di pantai Australia dan sisa peninggalan sebuah villa Romawi kuno". Namun mengenai penemuan Atlantis ini, pihak Google menyatakan bahwa yang terlihat tersebut merupakan Bathymetric (seafloor terrain) data yang dikumpulkan dari kapal yang sering menggunakan sonar untuk mengambil pengukuran yang kedalaman laut. Jadi baris tersebut yang mencerminkan jalan perahu karena mengumpulkan data," ujar Google.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sumber : http://www.beritanet.com/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-8076948082086806633?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/8076948082086806633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/atlantis-merupakan-kota-hilang-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/8076948082086806633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/8076948082086806633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/atlantis-merupakan-kota-hilang-yang.html' title='Atlantis ditemukan Google Earth!'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SZ-0-wf-zUI/AAAAAAAAACM/n8AccfUv6jQ/s72-c/Atlan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-3405155819330648223</id><published>2009-02-19T22:45:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T22:58:31.980-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi'/><title type='text'>Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Publik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Apa yang Anda rasakan sesaat sebelum tampil melakukan presentasi di depan umum? Apakah telapak tangan Anda berkeringat, kerongkongan kering dan tercekat, wajah memerah, suara bergetar, jantung berdebar, dan perut mulas? Penderitaan semacam ini tak hanya Anda alami saat berbicara di hadapan ratusan orang yang tidak Anda kenal, tetapi juga saat rapat bersama rekan-rekan Anda sendiri. Pada saat itu, Anda sebenarnya sedang mengalami sindrom tidak percaya diri. Penyebabnya, entah karena Anda memang tidak terbiasa berbicara di depan umum, atau tidak siap tampil. Hal ini tak hanya dialami oleh Anda yang baru pertama kali menjadi pembicara. Bahkan orang yang sudah sering tampil sebagai public speaker pun masih sering mengalaminya. Mengapa hal itu bisa terjadi? Bisa karena belum mempersiapkan diri dengan &lt;div class="fullpost"&gt;materi, bisa pula karena tidak tahu siapa hadirin yang dihadapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Membangun kepercayaan diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Menurut Alexander Sriewijono, psikolog yang juga pendiri TALK-inc, School for TV Presenter-MC, seorang pembicara yang sukses selalu tahu cara membangkitkan kepercayaan dalam dirinya, sebaik ia tahu cara membawakan pidato atau presentasinya. Apalah artinya kata-kata yang hebat apabila tidak disertai keyakinan pada saat menyampaikannya. Untuk membangun kepercayaan diri, ada tiga strategi yang dapat dilakukan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;1. Mengembangkan sikap matang, yang terdiri atas tiga hal:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;a. Kecerdasan emosional, yaitu kemampuan untuk mengendalikan emosi dan rasa takut yang muncul dalam dirinya, dan menjadikan emosi itu sebagai pemacu untuk bertindak sesuai tujuan yang ingin dicapai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;b. Tampilkan kematangan usia, sehingga Anda dapat menyampaikan gagasan dan perasaannya secara dewasa, asertif, dan profesional. Artinya, Anda tidak berbicara seperti remaja, menggunakan gaya bahasa remaja (kecuali saat berbicara di forum remaja), atau berpikir dangkal seperti remaja yang belum mampu berpikir kritis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;c. Membangun gambaran yang positif terhadap diri sendiri. Penilaian orang lain terhadap diri kita (impression) sering mempengaruhi penilaian kita tentang diri sendiri (self-image). Penilaian yang buruk membuat kita jadi rendah diri. Bagi orang yang memiliki penghargaan diri (self-esteem) yang rendah, penilaian orang lain terhadap dirinya membuat ia menjadi terpuruk. Inilah mengapa kita cemas atau takut tidak tampil bagus, takut ditertawakan, takut salah, dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;2. Kendalikan penghambat kepercayaan diri Anda, yang umumnya ada tiga hal:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;a. Cara berpikir negatif terhadap diri sendiri, seperti perasaan tidak siap tampil di depan umum, tidak menguasai topik, takut dikritik, takut presentasinya akan mengecewakan, tidak tahu apa yang harus disampaikan, dan lain-lain. Jelas bukan hadirin yang membuat Anda tidak percaya diri, melainkan pikiran negatif  Anda sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;b. Nyatakan perasaan atau pikiran Anda dengan lebih spesifik, apakah sedih, takut, kecewa, kesepian, dan sebagainya; bukannya "saya merasa kacau". Ketika mengekspresikan perasaan marah, jelaskan dulu perilaku spesifik yang tidak Anda sukai, lalu perasaan Anda sendiri. Atau bila ada perasaan ganda mengenai sesuatu, sampaikan dengan jelas. Misalnya, "Saya punya perasaan ganda tentang apa yang baru Anda lakukan. Saya senang dan berterima kasih Anda telah membantu saya menjelaskan masalah, tapi saya tidak suka diinterupsi ketika belum selesai berbicara." Penggunaan kata "Saya" atau "Saya merasa" akan membantu Anda mengekspresikan perasaan yang sulit tanpa menyerang harga diri lawan bicara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;c. Cara Anda menempatkan diri yang terlalu rendah atau terlalu tinggi di hadapan orang lain. Pembicara yang memandang dirinya lebih dari orang lain tidak dapat menciptakan atmosfer yang positif dalam suatu presentasi. Ia berbicara terus-menerus, mendominasi percakapan, dan tidak memberikan kesempatan pada hadirin untuk mengungkapkan gagasan, sehingga komunikasi berlangsung satu arah. Sebaiknya, pembicara yang merasa dirinya lebih rendah daripada hadirin cenderung tidak tegas ketika menyampaikan suatu pesan yang harus diwujudkan dalam tindakan. Ia membiarkan hadirin mendebat argumentasinya tanpa hasrat kuat untuk mempertahankannya. Ketika hadirin asyik berbicara sendiri, ia tidak berani memperingatkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;3. Atasi rasa takut Anda. Anda bisa membiarkan rasa takut menguasai pikiran, atau justru menggunakannya untuk membuat latihan berbicara yang maksimal. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum menyampaikan presentasi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Atur nafas sampai merasa tenang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Buat jeda beberapa saat sebelum memulai pidato.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Yakini bahwa tanda-tanda kecemasan fisik itu tak terlihat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Jangan biarkan hadiri mengetahui kegugupan Anda, apalagi  meminta maaf       &lt;br /&gt;   untuknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Buatlah persiapan matang sebelum tampil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Terimalah ketidaksempurnaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Jangan terbebani oleh penampilan, fokuslah pada komunikasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Jangan membebani pikiran dengan berusaha menghafal isi pidato.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Gunakan alat-alat bantu untuk mengalihkan kecemasan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;* Bayangkan diri Anda tengah memberikan pidato yang bagus dan kuat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sumber : Buku TALK-inc.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-3405155819330648223?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/3405155819330648223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/mengatasi-rasa-takut-berbicara-di-depan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/3405155819330648223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/3405155819330648223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/mengatasi-rasa-takut-berbicara-di-depan.html' title='Mengatasi Rasa Takut Berbicara di Depan Publik'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-5605035121462316933</id><published>2009-02-19T22:12:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T22:59:04.179-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi'/><title type='text'>Perubahan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Change is the only evidence of life”, kata esayist Evelyn Waugh. Benar sekali, perubahan adalah satu-satunya bukti kehidupan. Jadi perubahan mustinya adalah hal yang biasa bagi manusia. Hanya saja, kita seringkali tidak menyadari sesuatu telah berubah, bahkan mendiamkannya, alias tidak meresponsnya sama sekali. Banyak orang yang menghadapi perubahan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dengan menyangkal masa depan. Mereka beranggapan cuma cara merekalah yang benar, dan yang lain salah. Success history mendistorsi peta yang mereka baca. Orang-orang ini membiarkan dirinya buta terhadap masa depan. Kata Black dan Gregersen,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; suatu ketika orang-orang ini akan menjadi fanatik dan beranggapan apa yang diketahuinya sebagai segala-galanya, dan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; apa yang tidak diketahuinya sebagai nothing. Maka habislah masa depan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Manusia pada dasarnya bisa menerima perubahan sekalipun kecepatan menerima setiap orang berbeda-beda. Yang terjadi sesungguhnya, manusia itu enggan “dirubah”, bukan enggan “berubah”. Dalam konteks manajemen perubahan, seorang pemimpin harus bertindak tak ubahnya sebagai &lt;div class="fullpost"&gt;seorang seniman profesional, yang menggunakan bel perubahan seakan-akan bukan&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; berasal dari dirinya, melainkan dari orang-orang yang akan mengerjakan perubahan itu sendiri. Bel ini disebut “a wake up call”, yaitu bel yang membangunkan yang kita set sendiri, yang begitu berbunyi membuat kita kesal, namun juga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; berterimakasih. Kita bangkit dari tidur sekalipun malas dan kantuk masih melekat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Sebagian besar kita beranggapan perubahan itu baru boleh dilakukan kalau ada masalah, saat memasuki tahap krisis. Padahal, pada saat krisis hampir tidak mungkin, atau mustahil melakukan perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan pada saat sedang berada di titik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;rendah sangat rawan. Sebab pada saat itu, anda sudah tak punya energy dan resources sama sekali untuk mengangkatnya kembali: Tidak ada kepercayaan, manajer-manajer yang handal pergi, cash flow defisit, produk unggulan tidak ada, dan seterusnya. Bahkan yang ada adalah konflik, demo karyawan, hutang dan tuntutan-tuntutan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; hukum. Beranjak dari itu, para ahli manajemen mulai melihat strategi perubahan terbaik seharusnya dilakukan pada saat anda sedang mengalami&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; masa “senang-senang”. Yaitu saat penjualan anda sedang bagus dan semua orang bangga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; terhadap lembaganya. Tapi celakanya, justru pada saat ini manusia-manusia itu tidak tertarik untuk berubah. Mereka mengatakan, “Kalau tidak ada yang rusak, mengapa harus dirubah”. Tetapi anda harus dengan berani mengatakan, “Kalau tidak segera diperbaiki ini akan rusak!” Perubahan pada tahap ini kita sebut transformasi, yaitu pembenahan manajemen untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti : Apa yang dapat kita lakukan agar menjadi lebih baik lagi? Apa saja kesalahan-kesalahan yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; telah kita perbuat? Inilah seni strategi perubahan. Anda bekerja&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dengan paradox, yaitu paradox of change, yang kurang lebih artinya begini. ”Pada saat perubahan harus dilakukan, orang-orang merasa tak ada kebutuhan sama sekali, sebaliknya, pada saat anda dituntut untuk berubah, anda sudah tak punya daya sama sekali.”  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana dengan orang-orang yang mau berubah? Maukah mereka memasuki sesuatu yang baru dengan gagah berani? Nanti dulu, bukankah memasuki medan baru selalu ada resikonya. Pertanyaannya adalah, bila kita memasuki “the right track” apakah kita langsung bisa perform dengan baik? Tentu saja tidak. Setiap permulaan pasti sulit dan akan banyak ditemui kendala-kendalanya. Tetapi dengan kekonsistenan dan berani mencoba yang baru, dan terus memperbaiki diri, lama kelamaan akan perform juga yaitu melakukan “the right thing dan done it very well”. Itulah sebabnya diperlukan keberanian, konsep yang jelas dan cara kerja yang efisien. Tentu saja tidak semua perubahan seperti ini berakhir dengan sukses. Adakalanya Anda dipaksa merubah sesuatu yang sifatnya sangat mendasar dan tak ada cara lain selain melakukannya dengan penuh pengorbanan. Kata orang-orang Korea, kalau tak ada yang mau berkorban tak akan ada perubahan. Tetapi ini masih belum cukup. Dibutuhkan semacam karakter untuk memimpin perubahan. Karakter itu sering disebut-sebut sebagai “Lincoln type”, yaitu kejujuran, rendah hati, cinta kasih, disiplin diri, dan keberanian yang teguh dalam menghadapi fakta-fakta brutal yang bisa merusak kehidupan. King dan Gandhi disebut-sebut memiliki karakter itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan tidak akan mungkin dilakukan dengan hanya merubah sistem tanpa memperhatikan kesiapan manusia-manusianya. Saya berkeyakinan manusia sesungguhnya bukan enggan berubah, melainkan perlu menyadari perubahan itu justru menjadi tuntutan bagi dirinya. Bagaimana tahapan perubahan manusia, perhatikan bait-bait pada puisi ini.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;When you change your thinking (pikiran)&lt;br /&gt;You change your beliefs (keyakinan diri)&lt;br /&gt;When you change your beliefs&lt;br /&gt;You change your expectations (harapan)&lt;br /&gt;When you change your expectations&lt;br /&gt;You change your attitude (sikap)  &lt;br /&gt;When you change your attitude (sikap)&lt;br /&gt;You change your behavior (tingkah laku)&lt;br /&gt;When you change your behavior&lt;br /&gt;You change your performance (kinerja)&lt;br /&gt;When you change your performance&lt;br /&gt;You change your destiny (nasib)&lt;br /&gt;When you change your destiny&lt;br /&gt;You change your life (hidup)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah apa yang terdapat pada (keadaan) satu kaum (masyarakat), sehingga mereka mengubah apa yang terdapat dalam diri (sikap mental) mereka”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://benbego.com &amp;amp; http://benshared.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-5605035121462316933?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/5605035121462316933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/perubahan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/5605035121462316933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/5605035121462316933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/perubahan.html' title='Perubahan'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-2768578017074350468</id><published>2009-02-08T17:46:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T19:13:59.990-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corat-Coret'/><title type='text'>Uang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SY-Q-L7uEiI/AAAAAAAAAB8/sDJMFXjyGrU/s1600-h/Give+Mon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 118px; height: 118px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SY-Q-L7uEiI/AAAAAAAAAB8/sDJMFXjyGrU/s320/Give+Mon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300614684467925538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Menjelang pemilihan umum seperti sekarang ini, kita banyak disuguhi pemandangan atribut dan bendera partai politik serta foto-foto caleg berukuran besar yang tersebar hampir di seluruh ruang publik seperti jalan raya, pasar, terminal bahkan universitas. Ada yang tersenyum hangat, senyum palsu dan senyum licik. Terkadang, angkot, bus dan becak pun tak luput dari “media” iklan tersebut. Dan yang membuatku semakin takjub, beberapa hari yang lalu aku melihat ada lambang sebuah partai politik beserta caleg-nya nempel di box tukang sol sepatu keliling. WTF! &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/13.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Caleg pun semakin kreatif, ada yang bila fotonya dipasang di pondok pesantren maka dia berpakaian santun. Memakai gamis dan peci. Apabila di daerah agraris maka dia berfoto dengan celana pendek, memakai caping dan membawa pacul. Apabila di lingkungan pegawai pemerintahan, dia memakai jas safari. Aku berpikir apabila dia memasang fotonya di daerah pelacuran, mungkin dia &lt;div class="fullpost"&gt;akan memakai gincu, bedak tebal, rok mini dan stoking jaring. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Sangat mengesankan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak bisa dipungkiri bahwa semua kegiatan “menjual diri” diatas memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dan untuk menjadi caleg, biasanya harus menyetorkan sejumlah uang ke partai pengusungnya. Besar setoran ini akan menentukan nomor urut caleg, semakin tinggi setoran maka dia berkesempatan memiliki nomor urut teratas. Belum lagi biaya untuk pembuatan kaos partai, stiker, dan kegiatan marketing lain seperti perbaikan jalan kampung, pembuatan&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; mushola, dll. Ketika Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa caleg yang terpilih adalah caleg dengan suara terbanyak, bukan berdasarkan nomor urut maka caleg yang sudah menyetor uang banyak ke partai hanya bisa meratapi nasib. Caleg bego yang apes. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mendekati hari pencontrengan, biasanya aka nada “serangan fajar” yaitu kegiatan bagi-bagi uang atau sembako. Sikap masyarakat pun beragam. Kebanyakan menerima dan memilih si pemberi. Ada yang menerima tetapi tidak memilih si pemberi karena ingin uangnya saja. Terakhir ada juga yang tidak menerima uang. Sikap yang sangat langka, tetapi inilah sikap yang ideal. Hati tak bisa dibeli. Sebenarnya para pelaku money politics ini sedang berusaha membuat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; pondasi yang kokoh untuk pabrik korupsinya nanti. Ironis, kebanyakan dari kita membantu karena sudah menerima uangnya. Seperti investasi, uang yang ditanam harus tumbuh dan berbunga. Maka sekuat tenaga dia akan berusaha mengembalikan modal dan melipatgandakannya. Rakyat? Urusan belakangan. &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/106.gif" width="40" border="0" height="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada uang abang disayang, nggak ada uang abang ditendang. Sepertinya pemeo ini sekarang bukan hanya milik cewek matre.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-2768578017074350468?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/2768578017074350468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/uang.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/2768578017074350468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/2768578017074350468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/uang.html' title='Uang'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SY-Q-L7uEiI/AAAAAAAAAB8/sDJMFXjyGrU/s72-c/Give+Mon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-6260821354102105680</id><published>2009-02-07T18:18:00.000-08:00</published><updated>2009-02-07T18:55:32.511-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Guyonan'/><title type='text'>Bodoh VS Pintar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;KENYATAAN:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;rekrut orang pintar. Walhasil Boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;untuk keperluan orang bodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;orang pintar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5. Orang bodoh biasanya &lt;div class="fullpost"&gt;jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;orang bodoh sudah ada diatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6. Orang bodoh berpikir pendek, untuk memutuskan sesuatu dipikirkan panjang-panjang oleh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;7. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;orang-orang pintar demo, walhasil orang-orang pintar “meratap-ratap” kepada orang bodoh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;agar tetap diberikan pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;8. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;senang dengan keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;9. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;mencari kolom lowongan perkerjaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;10. Bill Gates (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Liong (BCA group). Adalah orang-orang bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;bergantung pada orang bodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;PERTANYAAN:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Jadi mending jadi orang pinter atau orang bodoh??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Susah mana antara orang pinter atau orang bodoh??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;KESIMPULAN:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Kata kunci nya adalah “resiko” dan “berusaha”, karena orang bodoh berpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil. Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut, dan mengabdi pada orang bodoh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sumber: forum www.kaskus.us&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-6260821354102105680?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/6260821354102105680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/tes-kecerdasan.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/6260821354102105680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/6260821354102105680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/tes-kecerdasan.html' title='Bodoh VS Pintar'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-795108099656912976</id><published>2009-02-07T16:02:00.000-08:00</published><updated>2009-02-07T16:33:41.761-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Guyonan'/><title type='text'>Rokok Tidak Bebahaya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok, tapi setelah diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya. Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikannya dengan mengambil dari beberapa hikayat pada zaman dahulu kala. Untuk lebih jelasnya dapat dibuktikan lewat penemuan oleh beberapa dari ahli dalam cerita di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman dahulu kala, ada tiga orang dokter ahli yang bersahabat. Ketiga-tiganya memiliki kegemaran berlainan :&lt;br /&gt;1. dr Bejo Sungewe (suka main perempuan)&lt;br /&gt;2. dr Sastro Suvodka (suka minum minuman keras)&lt;br /&gt;3. dr Poniman Sulinting (suka segala jenis rokok)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka selalu bersama kemana saja mereka pergi. Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan jalan dalam sebuah misi kesehatan.  Tiba-tiba &lt;div class="fullpost"&gt;ketiganya bertemu dengan sebuah ketel (seperti cerita Aladin). Lalu salah seorang mengambilnya lalu menggosok ketel tersebut. Sejurus kemudian asap keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti menjadi satu makluk yang menyeramkan yakni sesosok jin yang ganas. Lalu jin tersebut tertawa: “Ha ha ha…” dan berkata “Akulah Jin Ifrit!” &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/19.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kamu telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan mengabulkan apa saja permintaan kamu sekalian. Ketiga sahabat yang pada mulanya panik dan takut menjadi gembira lalu termenung dan berpikir tentang peluang dan kemauan masing-masing yang mungkin hanya sekali mereka jumpai dalam hidup mereka. Lalu mereka memilih kemauan mengikuti kegemaran masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkatalah dr Bejo Sungewe, ”Aku mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa di seluruh dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buzzz……..!! dengan sekejap mata jin itu mengabulkan permintaan dr Bejo Sungewe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu berkata dr Sastro Suvodka, “Aku mau semua jenis minuman keras dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buzzz……..!! dengan sekejap mata jin itu mengabulkan permintaan dr Sastro Suvodka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau kalah berkata pula dr Poniman Sulinting,”Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buzzzz…….!! dengan sekejap mata jin itu mengabulkan permintaan dr Poniman Sulinting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat kata singkat cerita …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu gua masing-masing sebagaimana yang dijanjikan. Maka jin tersebut pergi membuka pintu gua dr Bejo Sungewe, ketika dibuka maka keluarlah dr Bejo Sungewe dengan keadaan kurus kering, berdiri pun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan lutut sebab hari-harinya hanya digunakan untuk memuaskan nafsu dengan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba dr Bejo Sungewe pun jatuh ketanah lalu mati!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu jin tersebut pergi ke gua dr Sastro Suvodka, ketika pintu dibuka maka keluarlah dr Sastro Suvodka dengan perut yang sangat buncit karena sehari-hari hanya mabuk-mabukan. Jalan pun terhuyung-huyung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba dr Sastro Suvodka pun jatuh ketanah lalu mati !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu jin pergi ke gua dr Poniman Sulinting dan membuka pintu gua. Tiba-tiba dr Poniman Sulinting keluar dalam keadaan sehat walafiat kemudian menampar si jin berkali-kali sambil memaki si jin : Jin Guobloooookk ….!!!! Koreknya mana???!!! Brengseekk!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan : “Rokok tidak berbahaya sepanjang tidak ada koreknya” &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-795108099656912976?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/795108099656912976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/rokok-tidak-bebahaya.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/795108099656912976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/795108099656912976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/rokok-tidak-bebahaya.html' title='Rokok Tidak Bebahaya'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-2711059310980951310</id><published>2009-02-04T04:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T06:15:15.991-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogger'/><title type='text'>Pasang Search Engine</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bagi kamu yang sudah bergabung di Google Adsense, memasang search engine di blog sangat mudah karena tinggal memakai layanan dari adsense. Lagipula, kamu akan mendapat imbalan dari Google setiap ada pengunjung di blog kamu yang menggunakan search engine tersebut. Nah, apabila kamu belum bergabung di adsense tetapi ingin memasang search engine di blog dengan tujuan memudahkan pengunjung untuk mencari sesuatu, maka caranya adalah dengan membuat kode HTML. Scriptnya seperti ini :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&amp;lt;form id="searchform" action="http://AlamatBlogKamu.blogspot.com/search" name="searchform" method="get"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&amp;lt;input id="s" value="" name="q" type="text"&amp;gt; &amp;lt;input id="searchsubmit" value="search" type="submit"&amp;gt; &amp;lt;/form&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Yang perlu kamu perhatikan adalah tulisan AlamatBlogKamu, tentunya diganti dengan alamat blog yang ingin dipasangi search engine. Dan value="search" adalah kata yang akan muncul pada tombol search engine. kamu bisa menggantinya dengan "Cari" atau "Go".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selamat mencoba!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-2711059310980951310?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/2711059310980951310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/pasang-search-engine.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/2711059310980951310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/2711059310980951310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/pasang-search-engine.html' title='Pasang Search Engine'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-3121531668381570787</id><published>2009-02-03T19:28:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T19:28:07.142-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corat-Coret'/><title type='text'>Medical Checkup</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SYkcNqiV9JI/AAAAAAAAABs/WI9tG_ZI3ag/s1600-h/Stet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 118px; height: 118px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SYkcNqiV9JI/AAAAAAAAABs/WI9tG_ZI3ag/s320/Stet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298797457660310674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Alhamdulillaaah...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Lolos juga interview direksi. Hemm..ga nyangka sama sekali. Apalagi kandidat lain semuanya memiliki nilai Cumlaude. Dari 3 orang yang lolos direksi, hanya aku yang bernilai akedemik pas-pasan bin mepet. How could it be?? ketika saya iseng menanyakan kepada pak direksi, beliau menjawab enteng : " kecerdasan berasal dari 10% nilai akademik,  90% pola pikir dan sikap". Aku hanya nyengir puas. Jawaban yang menyenangkan dan enak didengar.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Akhirnya 2 hari kemudian aku dihubungi pihak HRD untuk menjalani medical checkup minggu berikutnya. Untungnya pemeriksaan kesehatan ini diadakan di jogja. Perusahaan bekerja sama dengan Prodia, salah satu laboratorium klinik di daerah bintaran kulon. Kepalaku mulai dipenuhi bermacam pertanyaan. Ntar diapain aja ya? disuntik, diambil darah, dibius, cabut gigi, Aaarrgh..!! Maklum..seumur-umur belum pernah ngelakuin yang beginian (keliatan deh udik nya). Alhasil aku mendadak &lt;div class="fullpost"&gt;jadi suka olahraga, emm jadi terpaksa lebih tepatnya.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt; Tiap pagi lari keliling kampung, seminggu sekali badminton, mulai makan teratur, stop begadang, banyak minum air putih, susu bear brand dan pocari, yang terakhir mengurangi nonton gossip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;03 Februari. Aku datang ke klinik jam 9, wah ternyata banyak juga yang antri, sekitar 20 orang. Langsung menuju resepsionis dan mengisi 3 lembar form data customer dan riwayat penyakit.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Sudah duduk manis si Agung dan Dimas, kedua temanku yang lolos direksi. Sambil cengar-cengir mereka menyalamiku. Selamat Dik, kamu urutan terakhir. Sial.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/62.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt; Ternyata semua yang berada di ruangan itu akan mengikuti medcheck dari perusahaan yang sama. Tapi selain kita bertiga, mereka akan dipekerjakan sebagai operator dan mekanik. Satu persatu dipanggil akhirnya giliranku juga. Pertama ambil darah ya mas. Sedikit pucat ketika aku melihat jarum suntiknya tapi apa daya. Bless..darahku diambil sebanyak 2 tabung kecil seukuran korek gas. Setelah itu aku disuruh manampung urine di toilet. Setengah botol ini aja ya mas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selanjutnya menuju ke ruang rekam jantung, disana aku disuruh buka baju. Waduh. Ga pede abis dengan badan kerempeng, tinggal tulang dan kulit plus kentut. Mana dokternya cakep lagi. Tapi paling tidak mengenakkan adalah ketika melihat muka bu dokter dengan ekspresi iba yang ditujukan padaku.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/12.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt; Woi..kerempeng gini sehat tau! Dengan cekatan Bu dokter cantik langsung menempelkan semacam selang ke dada sebelah kiriku. Juga kedua pergelangan tangan dan kaki.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Setelah sekitar 5 menit, Bu dokter melepas semua selang dan mencatat sesuatu di kertas. Langsung ke ruang Audio dan AutoSpiro ya dek..Oh ya, makan yang banyak dong!. Makasih dok. Aku langsung ngeloyor pergi dengan perasaan tidak bahagia. Begitu sampai di ruang Audio, suster yang ramah langsung menyapa dan menjelaskan tata cara tes audio. Aku masuk di kotak kedap suara seukuran kotak wartel. Di dalamnya ada headphone dan tombol pencet. Headphone dipakai dan apabila mendengar suara, langsung pencet tombol. Mungkin karena aku ngaco&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dengan terus menerus memencet tombol meski tidak mendengar suara, si Suster cemberut dan tes diulang 3 kali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;AutoSpirometri. Nah, ini dia yang aku khawatirkan sejak awal karena aku punya asthma. Tes ini mengukur volume paru-paru dan sistem pernafasan. Aku memegang alat yg diujungnya terdapat benda seperti potongan pipa lalu memasukkannya ke mulut. Hidung dijepit sehingga jalan udara hanya melalui mulut. Dengan aba-aba dari suster tua yang sinis, aku mulai mangambil nafas pelan. Setelah hitungan ketiga, aku disuruh menarik nafas dalam dan menghembuskannya sekuat mungkin. Whoouuussss...serasa paru-paruku ikut keluar. Setelah itu aku terbatuk. Diulang mas..belum nyampe nih. Begitu seterusnya hingga pengulangan 4 kali karena belum mencapai hasil yang diharapkan. Yak..cukup mas..dah lumayan nih. Alat itu mengeluarkan kertas yang berisi semacam grafik dan angka. Aku tersengal-sengal dengan muka merah. Hampir sama seperti ketika aku dikejar anjing sialan milik tetangga beberapa waktu lalu.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/59.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Di Rontgen ya mas. Aku menuju ruang Rontgen dengan susah payah karena masih ngos-ngosan. Langsung kucopot baju dan nemplok di alat foto Thorax atau rongga dada. Terasa adem. Tak terasa foto sudah diambil dan aku tetep nemplok disitu keenakan.  Mas..udah mas sekarang ke pemeriksaan mata ya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seperti pemeriksaan mata pada umumnya aku disuruh membaca huruf dari jarak tertentu. Tes diambil 2 kali, sebelum mata dikenai penyinaran dengan lampu dan sesudah penyinaran. Setelah itu tes buta warna dilanjutkan tes kedalaman penglihatan. Kedalaman?? iya, ada sebuah kertas dengan gambar seekor kupu-kupu, disekitarnya ada titik-titik yang menyebar seperti layar TV nenekku yang rusak. Dengan memakai kacamata tiga dimensi, kita disuruh mencari gambar kupu-kupu lain di dalam titik-titik tersebut. Cukup kesulitan kalo ga konsentrasi. Ada juga tes penglihatan malam, disuruh memakai kacamata item mirip kacamatanya Naif yang bulet retro itu dan membaca huruf dari jarak tertentu. Untungnya minus ku masih sedikit, 3/4. Dibandingkan Agung yang sudah minus 1.5, jelas aku lebih berjaya.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt; Aku cukup senang melihat ekspresi iri nya padaku yang masih "agak" normal dan Dimas yang sangat normal ketika membaca huruf dari jarak jauh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Finally..the last one. Pemeriksaan fisik. Kali ini dengan dokter senior sepertinya. Beliau sudah sepuh, rambutnya putih, kacamatanya setebal novel ayat-ayat cinta. Dimulai dengan pengukuran tensi darah, kemudian secara bergantian mengecek mata,hidung,telinga dengan alat aneh. Setelah menuliskan sesuatu di kertas, mbah Dokter melanjutkan memeriksa gigi. Wah, ketauan gigiku ada yang bolong. Ini besok dicabut ya lik. Beliau mendorong-dorong gigi bolongku dengan alat seperti pulpen. Iya dok. Aku lega karena beliau tidak menyuruh mencabutnya pada saat itu juga. Setelah itu aku disuruh duduk selonjoran di kasur, dipukul-pukul pinggang dan tulang belakangku entah buat apa. Kemudian beliau pindah menusuk-nusuk bagian bawah perutku dengan jarinya. Aku diam menahan geli yang aneh. Beliau berbalik dan sibuk mencari sesuatu. OMG..beliau mengambil palu kecil! Belum sampai aku selesai dengan analisisku untuk apa palu itu, beliau sudah memukul dengkulku. Tok! ajaibnya kakiku menendang dengan sendirinya. Mungkin mbah Dokter melihat aku yang masih bengong takjub dengan kejadian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; barusan, merasa perlu memberi tahu. Itu untuk ngecek refleksmu lik. Nah sekarang buka celanamu. Whattt!? Perasaanku tidak enak.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt; Aku menurut saja, langsung kupelorotkan celanaku. Hmm..normal. Ya iyaa laaaaah, aku ni cowok tulen mbah! Kemudian aku disuruh nungging. Perasaanku tambah tidak enak.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt; Beliau memakai sarung tangan plastik. Tak cek anusmu lik, tahan ya. Mampus. Semoga ini adalah akhir penderitaanku hari ini ya Allah. Setelah itu aku merasakan apa yang belum pernah kurasakan.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/66.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;lhamdulillah..selesai juga. Bergegas menuju resepsionis. Terima kasih mas..besok hasilnya langsung dikirim ke perusahaan. Aku mengambil tas dan agung sudah menunggu dengan senyum aneh khas nya. Enak to Dik?. Gundulmuuu!!&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt; Aku menjitak kepalanya dan ngacir keluar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semoga perjuanganku tak berhenti sampai disini.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-3121531668381570787?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/3121531668381570787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/medical-checkup.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/3121531668381570787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/3121531668381570787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/02/medical-checkup.html' title='Medical Checkup'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SYkcNqiV9JI/AAAAAAAAABs/WI9tG_ZI3ag/s72-c/Stet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-4658145251883304705</id><published>2009-01-31T19:36:00.000-08:00</published><updated>2009-01-31T20:03:03.391-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corat-Coret'/><title type='text'>Kampung Rambutan - Pulogadung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SYUZktYlGdI/AAAAAAAAABU/7tybJrecG_0/s1600-h/angkot.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 111px; height: 91px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SYUZktYlGdI/AAAAAAAAABU/7tybJrecG_0/s320/angkot.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297668655119931858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Wooooiiii!..maju wooooi!..kampret!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pukul 06.45. Sambil terus membunyikan klakson mobilnya, seorang bapak setengah baya berteriak. Seragam dinas warna coklat, rambut klimis, berkali-kali melihat kearah jam tangan. kelihatan sangat terburu-buru. Di belakang mobilnya terdapat deretan panjang mobil dan motor yang merayap melewati jalan kecil di kampung rambutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;An**ng!..bisa maju ga lo!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Si bapak makin tidak sabar. Dari belakang muncul seorang pemuda pengendara motor, menyalip si bapak dengan susah payah dan berhenti. Dia turun dari motor, menghampiri kendaraan di depannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bang!..maju dikit nape!? kita juga pada mau lewat! Ngetem jangan di tengah jalan dong!!&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah angkot dengan santainya berhenti di tengah jalan, ujung pertigaan sempit. Bangku penumpang baru terisi setengah. Sopir angkot tidak bereaksi, hanya manggut-manggut mengikuti alunan lagu dangdut remix anggur merah-nya Meggy Z. Kesal tidak digubris, si pemuda menggebrak body angkot bagian belakang sambil memaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brengsek!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya angkot bergerak pelan. tapi belum memberikan cukup ruang untuk menyalip. akhirnya ada 3 anak SMA dan 2 pekerja kantor masuk angkot, kini angkot sudah penuh terisi dan si supir langsung tancap gas. keadaan menjadi normal kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sekejap pemandangan di pagi hari ketika aku berangkat naik motor dari kampung rambutan menuju pulogadung untuk sebuah interview direksi. Sebuah kejadian yang jarang-bahkan mungkin tidak pernah kutemui di jogja. Setelah beberapa kali menemui kejadian yang hampir sama (macet gara-gara angkot) di jalan lain yang membuatku frustasi, alhasil aku terlambat sampai ke pulogadung. Pukul 08.15. Terlambat 45 menit. Untungnya perusahaan tidak mempermasalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa terlambat mas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkot mbak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbak resepsionis tersenyum geli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak apa-apa mas..silahkan isi daftar hadir kemudian tunggu di lobi sebentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 10.50. Alhamdulilah interview berjalan lancar, sekarang tinggal urusan perut. Sedaritadi keroncongan nggak karuan karena memang tadi pagi belum sempat sarapan. Kurogoh saku celana mencari kunci motor dan berjalan menuju tempat parkir. Setelah melihat sekeliling, mataku tertuju ke sebuah warung pinggir jalan masih di kawasan industri pulogadung. Kelihatannya bersih, pikirku. Segera kuhentikan sepeda motorku dan masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu, nasi ayam sama es teh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuperhatikan ada seseorang sedang makan, gemuk, rambut ikal memakai handuk kecil di lehernya, masih muda mungkin umur 30. Sopir angkot. Aku langsung teringat kejadian tadi pagi. Iseng-iseng aku membuka percakapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta macet terus ya bang!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iye dek, apalagi pagi ame jam pulang kantor tuh. Bukan jakarte kalo kaga macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan pesananku datang. Sambil makan aku terus asik ngobrol. Terbersit di pikiranku ingin menceritakan kejadian tadi pagi. Ah, nanti abang ini tersinggung. Tapi rasa penasaran yang kuat untuk mengetahui apakah semua sopir angkot melakukan hal yang sama membuatku akhirnya bertanya juga. Lagipula si abang sepertinya asik pembawaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang, jangan marah ya. Selama ini kan angkot dituduh jadi salah satu biangnya macet, soalnya banyak angkotyang ngetem dan berhenti sembarangan, kadang di tengah jalan, ugal-ugalan. Gimana menurut abang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha. Iye. Pan banyak angkot ni nyang beroperasi, jadi kite rebutan penumpang. Begimane mau setoran kalo sepi mulu? tarip ude turun tapi setoran tetep. Terpakse kite ngetem di tempat nyang banyak penumpangnye, termasuk brenti di tengah jalan gitu kalo ada calon penumpang. yaa..pokoknye kite baru jalan lah kalo udah isi penuh. Kite tau ntu bikin macet, tapi begimane lagi dek. Kejar setoran, biar keluarge kite bisa makan. kalo cume dimaki-maki orang mah, ude jadi makanan sehari-hari. Lagian, bukan cume angkot aje tuh nyang begituan. Noh, banyak bis gede ame taksi juge banyak nyang ugal-ugalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu dia menceritakan keluarganya. Aku termenung mendengar jawaban abang ini. Aku sering uring-uringan akibat ulah para sopir angkot di jalanan, tapi di satu sisi trenyuh mendengarkan kisah dan alasan abang ini yang notabene adalah salah satu dari mereka. Kulirik jam tangan, tak terasa sudah pukul 12.25. Obrolan seru dan guyonan ala sopir angkot yang sekenanya membuatku betah. Well..perut sudah kenyang. Saatnya menuju jatinegara untuk memesan tiket kereta bisnis yang akan berangkat nanti malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang..cabut dulu ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ati-ati ye! Jangan sampe ketabrak angkot!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Homy Jogja..I'm back..&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-4658145251883304705?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/4658145251883304705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/kampung-rambutan-pulogadung.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/4658145251883304705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/4658145251883304705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/kampung-rambutan-pulogadung.html' title='Kampung Rambutan - Pulogadung'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_OHhhkmqcD5Q/SYUZktYlGdI/AAAAAAAAABU/7tybJrecG_0/s72-c/angkot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-8883236078246893425</id><published>2009-01-25T18:38:00.000-08:00</published><updated>2009-01-31T23:50:48.033-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips n Trick'/><title type='text'>Optimasi Windows Vista</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Windows Vista adalah sistem operasi yang dirilis microsoft beberapa tahun lalu setelah windows XP. "Adik" windows XP ini datang dengan segudang fitur. Beberapa fitur membuat tampilan Vista sangat menarik dan eye catching. Tetapi dibalik penampilan yang menawan tersebut ternyata terdapat banyak sekali kelemahan. Beberapa pengguna vista sering mengeluhkan lambannya kinerja PC maupun laptop mereka setelah menginstall vista dan saya adalah salah satu diantaranya &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/65.gif" width="22" height="18" border="0"&gt;. Akibatnya tak jarang pengguna yang kembali beralih menggunakan XP. Sebenarnya ada berbagai cara untuk meningkatkan performa vista. Setelah mencoba utak atik laptop dan googling sana sini, berikut saya tuliskan beberapa trik untuk mempercepat kinerja vista.&lt;/span&gt; &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Tambah memory&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Paling gampang mempercepat sistem adalah menambah memory (RAM) – 1GB (1024MB) adalah minimum yang direkomendasikan, namun, tambahkan sebanyak yang bisa disupport oleh sistem anda dan keuangan anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Gunakan USB Flash Drive&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika Anda mempunyai USB flash drive dengan free space minimal 256MB, ini bisa membantu Anda. Tancapkan ke slot USB2.0 yang kosong, dan ketika ditanya, pilih “Speed up my system”.Jika Anda ingin membeli flash drive khusus untuk ReadyBoost (ingat, ini bukan pengganti RAM), pilih yang mempunyai kecepatan read/write lebih baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Overclock Graphics Card&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Anda bisa meng-overclock Graphic Card untuk sedikit mempercepatnya. Gunakan PowerStrip or ATITool, tapi ingat, ini beresiko merusak atau memperpendek usianya, jadi pertimbangkan baik-baik, resiko ditangan Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. Tambahkan Paging file&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika Anda punya internal hard drive kedua atau eSATA-connected drive, Anda bisa membuat Windows Vista untuk memanfaatkannya membuat paging file sebagai tambahan boot drive. Ini caranya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   a. Buka System Properties dan click Advanced system settings. Click Settings dibawah Performance, pindah ke Advanced tab dan click tombol Change.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   b. Untick “Automatically manage paging file size for all drives”. Pilih drive dan pilih partisi yang paling sedikit terpakai. Pilih System managed size dan click Set.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   c. Click OK 3 kali dan reboot ketika diminta. Setelah itu,cek ke bagian ini dan pastikan drive C dan drive baru mempunyai system managed paging.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5. Prioritaskan Program Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Adalah mungkin untuk memberikan prioritas kepada program untuk diproses, ini akan meningkatkan performa-intensive programs seperti multimedia tools (termasuk Windows Media Player) dan games dibanding program lain. Default-nya semua programs mempunyai prioritas Normal, tapi mungkin untuk mengubahnya menjadi AboveNormal atau bahkan High. Caranya, right-click Taskbar dan pilih Task Manager. Pilih program yang diinginkandi tab Applications,  right-click it dan pilih Go to Process. Sekarang right-click process-nya dan pilih Priority untuk memberinya level baru – jangan pilih RealTime, karena ini akan membuat program melebihi prioritas Windows Vista itu sendiri, dan sistem Anda bisa halt/hang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6. Optimasi Superfetch&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Windows Vista’s SuperFetch settings didesign untuk meningkatkan performance, dan Tweak VI mempunyai bagian yang didedikasikan untuk periode tertentu menghapus logs dan mengoptimalkannya. Caranya, pilih System Information and Tweaks &gt; Hard drive information… dan pindah ke ‘Prefetcher’ dan ‘SuperFetch’ optimization tab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;7. Defrag Hard Drive Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Defragmenting Harddisk adalah mengatur files supaya lebih cepat dipanggil, hasilnya PC lebih cepat. Sebaiknya matikan schedule otomatisnya, karena akan memperlambat akses ke program ketika ini berjalan. Atau jadwalkan pada waktu PC anda tidak terpakai. Metode manual bisa Anda jalankan kapan saja. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;8. Boost Hard Drive Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hampir semua harddisk sekarang menggunakan teknologi SATA hard drives, yang lebih superior dibanding IDE. Jadi jika Anda menggunakan laptop atau PC yang terhubung dengan uninterruptible power supply (UPS) anda bisa menjalankan fitur ini. Caranya, click Start, ketik Device Manager dan tekan [Enter]. Buka Disk Drives section, right-click hard drive dan pilih Properties &gt; Policies tab. Write caching seharusnya sudah enable, jadi  tick “Enable advanced performance” dan click OK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;9. Optimalkan Startup Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Banyak program yang diload dengan Windows Vista memakan resouce dan membuat booting jadi lambat. Beberapa – seperti security tools – memang perlu, lainnya tidak perlu. Temukan apa saja yang bisa dioptimalkan dengan program AutoRuns, bisa Anda download dari Microsoft TechNet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;10. Speed up Start Menu Searches&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cukup banyak cara yag dapat dilakukan untuk mempercepat proses Search pada Start menu. Salah satu yang dapat anbda coba adalah Klik kanan pada Start menu dan pilih Properties, kemudian klik Customize. Scroll down dan unticking pada Search communications juga pada favourites and history. Kemudian Select “Don’t search for files” untuk megoptimasi Search Box hanya pada Start menu saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;11. Disable Search Indexing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Perubahan performa untuk meng-indeks file sehingga menghasilkan pencarian yang lebih cepat, bisa diterima kebanyakan orang, tapi jika anda menggunakan sistem dengan spec yang rendah, Anda bisa mematikan indeks, dan mendapatkan performa global lebih baik. Click Start &gt; Computer, right-click drive dan pilih Properties, kemudian untick “Index this drive for faster searching” di General tab, kemudian klik OK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;12. Optimasi Registry&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Download dan instal Free Registry Defrag dari registry-clean.net. Click Analyze Registry dan tunggu hasilnya – tidak seperti utility pembersih Registry, tidak ada yang dihapus dari Registry; hanya mendapatkan kembali free space dan mendefragmen file untuk meningkatkan performa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;13. Scale Back Visual Effects&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Remove beberapa visual effects pada Vista untuk menambah kecepatan sistem. klik Start, klik kanan pada My computer dan pilih Properties. Klik pada Advanced System Settings kemudian pilih Setting. Pada tab Visual Effects terdapat pilihan untuk me-remove keseluruhan visual effects maupun memilihnya secara manual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;14. Disable Transparent Effects&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Glass effect yang digunakan Windows Aero mengonsumsi cukup banyak resource pada sistem. Anda dapat mencoba mematikannya tanpa harus men-disable Windows Aero.Klik kanan pada desktop kemudian pilih Personalize. Select pada Window Colour and Appearance kemudian untick pada opsi Enable Transparency.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;15. Matikan system Restore&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;System Restore berguna untuk me-rolling kembali system jika terjadi masalah, tetapi kompensasinya adalah disk space yang lebih sedikit dan memory yang penuh karena Restore points dibuat dan drive Anda selalu dimonitor. Jadi, matikan saja fitur ini. Click Start, right-click My Computer dan pilih Properties. Pilih System Protection, kemudian untick kotak disamping drive Anda dan click Turn off System Restore ketika diminta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;16. Disable User Account Control&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;User Account Control bertindak sebagai pengaman pada sistem sehingga setiap adanya perubahan pada sistem harus melalui konfirmasi terlebih dahulu. Beberapa pengguna Vista justru terganggu karena aktivitas akan menjadi lebih lama. Untuk menghilangkannya buka Control Panel dan pilih User Accounts and Family Safety. Select pada User Accounts dan klik Turn User Account Control on or off kemudian untick pilihan Use User Account Control.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;17. Stop Automatic Hibernation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cegah PC/Notebook Anda untuk melakukan proses sleep/Hibernate untuk membebaskan system resource lebih banyak lagi. Proses Hibernation otomatis berjalan konstan di background dan menggunakan system resources. Jika Anda tidak keberatan dengan hibernate manual, dan tidak sedang menggunakan laptop dengan power dari baterai, matikan saja fitur ini. Buka Control Panel, pilih System and Maintenance dan click “Change when the computer sleeps”. Ganti pilihan “Put the computer to sleep” menjadi "Never" dan click Save changes.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;18. Matikan Sidebar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Setiap Sidebar gadget memakan system resources, jadi gunakan seminimum mungkin atau matikan saja. Right-click sidebar dan pilih Properties. Untick “Start the Sidebar when Windows starts” dan click OK, kemudian right-click lagi dan pilih Close Sidebar.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-8883236078246893425?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/8883236078246893425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/optimasi-windows-vista.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/8883236078246893425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/8883236078246893425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/optimasi-windows-vista.html' title='Optimasi Windows Vista'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-8137416083589470989</id><published>2009-01-25T02:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T00:32:37.263-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Industrial Things'/><title type='text'>Six Sigma</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Apa sih Six Sigma itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Six Sigma adalah salah satu metode dalam perbaikan proses (process improvement) yang belakangan ramai dibicarakan orang. Bahkan, bagi sebagian organisasi, Six Sigma bukan hanya sekadar metode tapi sudah menjadi strategi bisnis yang menjadi tulang punggung perusahaan tersebut. Mungkin ada diantara pembaca yang baru mendengar istilah ini, tapi banyak juga yang sudah mendengar istilah ini tapi kurang berminat karena mendengar bahwa Six Sigma itu banyak berurusan dengan statistik…&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" width="18" height="18" border="0"&gt; Diliat dari kata per kata, istilah ini terdiri dari : Six yang artinya enam dan Sigma yang merupakan simbul dari standar deviasi, biasa dilambangkan dengan σ. Six Sigma sering dituliskan dalam simbol 6σ.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Untuk sampai ke arti Six Sigma, kita perlu tengok sejarahnya sedikit. Six Sigma dimulai oleh Motorola ditahun 1980-an dimotori oleh salah seorang engineer disana bernama Bill Smith atas dukungan penuh CEO-nya Bob Galvin. Motorola menggunakan statistics tools diramu dengan ilmu manajemen menggunakan financial metrics (yaitu Return on Investment, ROI)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; sebagai salah satu metrics/alat ukur dari quality improvement process. Konsep ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Dr. Mikel Harry dan Richard Schroeder yang lebih lanjut membuat metode ini mendapat sambutan luas dari petinggi Motorola dan perusahaan lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Six Sigma merupakan sebuah metodologi terstruktur untuk memperbaiki proses yang difokuskan pada usaha mengurangi variasi proses (process variances) sekaligus mengurangi cacat (produk/jasa yang diluar spesifikasi) dengan menggunakan statistik dan problem solving tools secara intensif. Secara harfiah, Six Sigma (6σ) adalah suatu besaran yang bisa kita terjemahkan secara gampang sebagai sebuah proses yang memiliki kemungkinan cacat (defects opportunity) sebanyak 3.4 buah dalam satu juta produk/jasa. Ada banyak kontroversi di sekitar penurunan angka Six Sigma menjadi 3.4 dpmo (defects per million opportunities). Namun bagi kita, yang penting intinya adalah Six Sigma sebagai metrics merupakan sebuah referensi untuk mencapai suatu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;keadaan yang nyaris bebas cacat. Dalam perkembangannya, 6σ bukan hanya sebuah metrics, namun telah berkembang menjadi sebuah metodologi dan bahkan strategi bisnis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Menurut Peter Pande,dkk, dalam bukunya The Six Sigma Way: Team Fieldbook, ada enam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;komponen utama konsep Six Sigma sebagai strategi bisnis : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Benar-benar mengutamakan pelanggan: seperti kita sadari bersama, pelanggan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;       bukan hanya berarti pembeli, tapi bisa juga berarti rekan kerja kita, team yang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;       menerima hasil kerja kita, pemerintah, masyarakat umum pengguna jasa, dll. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Manajemen yang berdasarkan data dan fakta: bukan berdasarkan opini, atau &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;         pendapat tanpa dasar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Fokus pada proses, manajemen dan perbaikan: Six Sigma sangat tergantung &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;         kemampuan kita mengerti proses yang dipadu dengan manajemen yang bagus&lt;br /&gt;       untuk &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;melakukan perbaikan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. Manajemen yang proaktif: peran pemimpin dan manajer sangat penting dalam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;         mengarahkan keberhasilan dalam melakukan perubahan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5. Kolaborasi tanpa batas: kerja sama antar tim yang harus mulus. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6. Selalu mengejar kesempurnaan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam perjalanan waktu, General Electric(GE) mempopulerkan Six Sigma sebagai suatu trend dan membuat perusahaan lain serta orang-orang berlomba-lomba mencari tahu apa itu Six Sigma serta mencoba mengimplementasikannya di tempat kerja masing-masing. Dalam hal ini, peran CEO (waktu itu) Jack Welch boleh dibilang sangat penting mengingat dia orang yang menjadikan Six Sigma sebagai tulang punggung semua proses di GE. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kalau demikian, berarti konsep Six Sigma ditemukan oleh Motorola?  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jawabannya: TIDAK. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Konsep dasar Six Sigma banyak sekali diambil dari Total Quality Management (TQM) dan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Statistical Process Control (SPC) dimana dua konsep besar ini diawali oleh pemikiran-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;pemikiran Shewhart, Juran, Deming, Crossby dan Ishikawa. Dari segi waktu, bisa dikatakan Six Sigma adalah hasil evolusi terakhir dari quality improvement yang berkembang sejak tahun 1940-an.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;sumber : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-family: verdana;" href="http://beranda.net/faktorq.html" target="_blank"&gt;www.beranda.net&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-8137416083589470989?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/8137416083589470989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/six-sigma.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/8137416083589470989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/8137416083589470989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/six-sigma.html' title='Six Sigma'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-3925808960874394642</id><published>2009-01-24T23:02:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T19:35:08.779-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogger'/><title type='text'>Membuat ''Read More" atau "Baca Selengkapnya"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;Pemenggalan kalimat pada posting suatu halaman biasanya digunakan untuk menandai bahwa kalimat pada posting masih mempunyai kelanjutan, dan juga berguna mempersingkat halaman posting yang panjang. Artikel mengenai pemenggalan halaman posting yang biasanya ditandai dengan "Baca Selengkapnya", "Continue Reading", "Next", atau "Read More" sebenarnya sudah banyak ditulis oleh sobat blogger lainnya, tetapi terkadang penjelasan yang diberikan tidak mudah dimengerti sehingga masih banyak blogger pemula seperti saya yang kebingungan untuk membuatnya.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" width="18" border="0" height="18" /&gt; Oleh karena itu tidak ada salahnya menuliskan langkah sederhana sebagai pelengkap agar sobat blogger pemula semakin mudah untuk memahaminya. Trus gimana dong cara buatnya?? gampang kok, ikuti langkah dibawah ini ya...&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah 1. &lt;/span&gt;Sign in seperti biasa di blogger dengan id milik kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Klik Setting&lt;br /&gt;* Klik Formatting&lt;br /&gt;* Pada layar paling bawah, ada text area kosong disamping tulisan Post Template isi text area kosong tersebut dengan kode di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;div class="fullpost"&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Klik tombol yang bertuliskan Save Settings&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasangan kode ini di maksudkan agar pada saat posting artikel, kode tersebut langsung muncul tanpa harus menuliskan terlebih dahulu, jadi membantu kita agar tidak arus selalu mengingat kode tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah 2.&lt;/span&gt; menambahkan kode pada template, silahkan ikuti langkah berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Klik menu Dasboard&lt;br /&gt;* Klik menu Layout&lt;br /&gt;* Klik menu Edit HTML&lt;br /&gt;* Klik tulisan Download Full Template&lt;br /&gt;* Silahkan save dulu template tersebut, ini di maksudkan untuk mengurangi resiko apabila terjadi kesalahan ketika melakukan editting pada template, kita masih punya back up data untuk mengembalikannya seperti semula&lt;br /&gt;* Beri tanda centang pada kotak di samping tulisan Expand Widget Template,sekali lagi jangan lupa beri tanda centang dulu yah, sebab kalau tidak, nanti akan tidak sesuai dengan langkah selanjutnya&lt;br /&gt;* Tunggu beberapa saat ketika proses sedang berlangsung&lt;br /&gt;* Silahkan cari kode berikut pada kode template milik kamu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;div class="'post-body'"&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* masukkan kode HTML di bawah ini di bawah kode tadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;b:if cond="'data:blog.pageType == "item" '&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;style&amp;gt;.fullpost{display:inline;}&amp;lt;/style&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;data:post.body/&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;b:else/&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;style&amp;gt;.fullpost{display:none;}&amp;lt;/style&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;* Kemudian lihat kebagian bawah sehingga terlihat kode berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;data:post.body/&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* masukkan kode HTML di bawah ini di bawah kode tadi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;a expr:href='data:post.url'&amp;gt;Read More......&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* klik tombol bertuliskan Save Template&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah 3.&lt;/span&gt; Posting artikel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* Klik menu Posting&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* Klik menu Edit HTML, maka secara otomatis tampak kode yang telah di setting&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* Tuliskan artikel yang ingin tampak pada blog sebelum kode :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;div class="fullpost"&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* Tulis keseluruhan sisa artikel sesudah kode di atas tadi dan sebelum kode :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;code&gt;   &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* Klik tombol bertuliskan PUBLISH POST&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* Klik tulisan Open New Window untuk melihat hasil dari postingan kita, kemudian lihat apakah hasilnya sukses atau tidak. Jika tidak, mungkin ada bagian yang terlewatkan. Coba lihat kembali langkah diatas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;* Selesai ! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-3925808960874394642?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/3925808960874394642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/membuat-read-more-atau-baca.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/3925808960874394642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/3925808960874394642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/membuat-read-more-atau-baca.html' title='Membuat &apos;&apos;Read More&quot; atau &quot;Baca Selengkapnya&quot;'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5428752098517736030.post-4749403539749629137</id><published>2009-01-24T10:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-24T21:19:21.605-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Industrial Things'/><title type='text'>Balanced Scorecard</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Beberapa hari yang lalu saya mengikuti interview user di sebuah perusahaan kontraktor pertambangan terbesar di indonesia. Dari beberapa pertanyaan yang diajukan interviewer, saya diminta untuk menjelaskan konsep Balanced Sorecard. Beruntung saya sudah membaca beberapa artikel terkait tool management ini.Hmmm...apa sih Balanced Scorecard itu? OK, kita belajar bareng yuk... Balanced Scorecard adalah konsep manajemen yang diperkenalkan Robert Kaplan tahun 1992, sebagai perkembangan dari konsep pengukuran kinerja (performance measurement) yang mengukur perusahaan. Robert Kaplan mempertajam konsep pengukuran kinerja dengan menentukan suatu pendekatan efektif yang seimbang (balanced) dalam mengukur kinerja strategi perusahaan. Pendekatan tersebut berdasarkan 4 perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal dan pembelajaran serta pertumbuhan. Keempat perspektif ini menawarkan suatu keseimbangan antara tujuan jangka pendek dan jangka panjang, hasil yang diinginkan (Outcome) dan pemicu kinerja (performance drivers)  dari hasil tersebut, dan tolok ukur yang keras dan  lunak serta subjektif.&lt;/span&gt; &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada awalnya  Balanced Scorecard diciptakan untuk mengatasi problem tentang kelemahan sistem pengukuran kinerja eksekutif yang berfokus pada aspek keuangan. Selanjutnya Balanced Scorecard  mengalami perkembangan  dalam implementasinya, tidak hanya sebagai alat pengukur kinerja eksekutif, namun meluas sebagai  pendekatan dalam penyusunan rencana strategis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Dimensi keuangan&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; merupakan hasil akhir yang ingin digapai oleh sebuah organisasi bisnis. Sebab tanpa menghasilkan profit yang sustainable dan cash flow yang sehat, sebuah perusahaan mungkin akan lebih layak disebut sebagai paguyuban sosial. Dalam dimensi ini, beberapa indikator kinerja (atau lazim disebut sebagai key performance indicators atau KPI) yang kerap digunakan sebagai acuan antara lain adalah : tingkat profitabilitas perusahaan, jumlah penjualan dalam setahun (sales revenue), tingkat efisiensi biaya operasi (operation cost dibanding sales), ataupun juga sejumlah indikator keuangan seperti ROI (return on investment), ROA (return on asset) ataupun EVA (economic value added).&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Dimensi selanjutnya adalah &lt;strong&gt;dimensi pelanggan&lt;/strong&gt; yang notabene merupakan tonggak penting untuk mencapai kejayaan dalam aspek keuangan. Sebab tanpa pelanggan, sebuah organisasi bisnis tak lagi punya alasan untuk meneruskan nafasnya. Demikianlah untuk menggapai kesuksesan, perusahaan juga mesti memetakan sejumlah ukuran keberhasilan dalam dimensi pelanggan. Sejumlah key performance indicator (KPI) yang lazim digunakan dalam dimensi pelanggan ini antara lain adalah : tingkat kepuasan pelanggan (customer satisfaction index), brand image index, brand loyalty index, persentase market share, ataupun market penetration level.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Dimensi berikutnya adalah &lt;strong&gt;dimensi proses bisnis internal&lt;/strong&gt;. Pertanyaan kunci yang layak diajukan disini adalah : untuk meraih keberhasilan keuangan dan memuaskan pelanggan kita, proses bisnis internal apa yang harus terus menerus disempurnakan? Beberapa elemen kunci dalam proses bisnis internal yang layak dikendalikan dengan optimal mencakup segenap mata rantai (supply chain) proses produksi/operasi, manajemen mutu, dan juga proses inovasi. Beberapa contoh KPI yang lazim digunakan dalam dimensi ini antara lain adalah : persentase produk yang cacat (defect rate), tingkat kecepatan dalam proses produksi, jumlah inovasi proses dan produk yang dikembangkan dalam setahun, jumlah produk/jasa yang di-delivery dengan tepat waktu, ataupun jumlah pelanggaran SOP (standard operating procedures).&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Dimensi yang terakhir adalah &lt;strong&gt;dimensi &lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pembelajaran serta pertumbuhan.&lt;/span&gt; Dimensi ini sejatinya hendak berfokus pada pengembangan kapabilitas SDM, potensi kepemimpinan dan kekuatan kultur organisasi untuk terus dimekarkan ke titik yang optimal. Dengan kata lain, dimensi ini hendak meletakkan sebuah pondasi yang kokoh nan tegar agar sebuah organisasi bisnis terus bisa mengibarkan keunggulannya. Contoh KPI (key performance indicators) yang lazim digunakan untuk mengukur kinerja pada dimensi ini antara lain adalah : tingkat kepuasan karyawan (employee satisfaction index), level kompetensi rata-rata karyawan, indeks kultur organisasi (organizational culture index), ataupun jumlah jam pelatihan dan pengembangan per karyawan.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Demikianlah empat dimensi utama yang mesti dikelola dan diukur kinerjanya secara konstan dari waktu ke waktu. Pada dasarnya keempat dimensi diatas bersifat sinergis dan saling behubungan erat secara hirarkis. Sebuah organisasi bisnis hampir tidak mungkin mencapai keunggulan finansial tanpa ditopang oleh barisan pelanggan yang puas dan loyal. Dan barisan pelanggan yang loyal ini tak akan pernah terus tumbuh jika sebuah organisasi tidak memiliki proses bisnis yang ekselen nan inovatif. Dan pada akhirnya, proses kerja yang ekselen ini hanya akan mungkin menjelma menjadi kenyataan jika organisasi tersebut ditopang oleh barisan SDM yang unggul, kepemimimpinan yang tangguh dan budaya organisasi yang positif.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Pengelolaan kinerja organisasi bisnis secara optimal dengan demikian mesti mempertimbangkan keempat dimensi diatas secara intregratif. Serangkaian key performance indicators (beserta target angka) untuk tiap dimensi diatas mesti diidentifikasi dan kemudian dimonitor pencapaiannya secara periodik (misal setiap sebulan sekali dalam sesi monthly performance review meeting). Melalui proses pengelolaan kinerja yang komprehensif pada empat dimensi inilah, sebuah organisasi bisnis mestinya bisa terus tumbuh dan mekar menuju ranah kejayaan.&lt;/p&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;sumber : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-family: verdana;" href="http://strategimanajemen.net/2008/06/30/mengelola-kinerja-perusahaan-dengan-balanced-scorecard" target="_blank"&gt;www.strategimanajemen.net&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5428752098517736030-4749403539749629137?l=cerita-arga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-arga.blogspot.com/feeds/4749403539749629137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/mengelola-kinerja-perusahaan-dengan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/4749403539749629137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5428752098517736030/posts/default/4749403539749629137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-arga.blogspot.com/2009/01/mengelola-kinerja-perusahaan-dengan.html' title='Balanced Scorecard'/><author><name>Riandika Arga</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
